Selamat Datang

SELAMAT DATANG DI BLOGNYA EKO SUPRIYADI. . MARI SILAHKAN . . .
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Januari 2013

New Year Eve 2013, Parangtritis Beach!

Saat bulan Desember 2012 mendekati akhir, di penghujung tahun..
Review dulu tentang hal-hal apa saja yang telah kulakukan dan terjadi selama setahun ..

Ini hanya peristiwa besar saja, yang paling dominan dan berkesan tentu saja. Pengalaman yang lain jelas banyak juga, namun tidak akan saya bahas disini..
Awal tahun 2012 saya mengajukan beberapa judul skripsi dan berhasil di ACC 1 judul, mendapat dosen pembimbing kemudian mulai bimbingan. Sepanjang tahun 2012 saya berjuang untuk menyelesaikan skripsi biar cepet wisuda, targetnya sih tahun ini (2012) sudah lulus. Tapi kegiatan-kegiatan lain juga tetep jalan kok, malah saya rasa skripsinya sering terabaikan, hehehe. Selain sibuk skripsi saya juga ada tanggungjawab untuk mengadakan acara temu alumni jurusan ku tercinta. Acara yang Alhamdulillah terlaksana pada 24 Agustus 2012 ini banyak menyita waktu dan pikiran untuk persiapannya. Setelah acara berhasil diselenggarakan, langsung kebut skripsi lagi dan berhasil pendadaran tanggal 26 November 2012 kemudian Yudisium tanggal 27 Desember 2012. Target lulus tahun 2012  >>>  DONE! walaupun belum wisuda, namun setidaknya sudah dinyatakan lulus, hehehe.
Di Tahun 2012 saya juga sempat melakukan pendakian di Gunung Merapi pada 29-30 September dan Gunung Semeru pada 15-18 November. Puncak tertinggi di Pulau Jawa, Mahameru dengan ketinggian 3676 MDPL sudah berhasil aku pijak dengan perjuangan yang cukup berat. Sangat mengesankan bisa berada disana. Alhamdulillah.
Anugerah sebuah cinta dan kasih sayang juga aku dapatkan di tahun 2012. . .

Terimakasih Ya Allah atas segala anugerah dan kenikmatan yang telah Engkau berikan di tahun 2012, semoga tahun 2013 saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Amiiin.
Masuk ke rencana acara pergantian tahun, mau kemana? Sampai tanggal 30 pun saya belum ada rencana pasti mau melalui momen pergantian tahun dimana. Adek saya mengajak ke Gunung Purba Nglanggeran, tapi saya enggan. Tahun lalu sudah disitu masa mau kesitu lagi. Pengen merasakan tahun baruan di luar kota, Semarang misalnya. Tapi cuaca lagi sering hujan gini, belum lagi arus lalu lintas yang pasti padat sekali, ditambah pertimbangan tanggal 2 Januari Dianita sudah mulai ujian semester, jadi mending gak usah. Akhirnya diputuskan tanggal 31 Desember kita bakal melewatkan momen pergantian tahun di Pantai Parangtritis. Check it out!

Sabtu, 29 Desember 2012

Pendakian Perdana. . Gunung Lawu!

Pengalaman ini bakalan aku kenang sepanjang hayat dan telah menjadi potongan kecil mozaik kehidupanku..

4 Juli 2009
Saya memutuskan untuk tetap berangkat menuju kaki Gunung Lawu, perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur walaupun saat itu kondisi badan saya sedang meriang. Pendakian Gunung Lawu sudah direncanakan sebelumnya, bersama teman-teman SMA dan yang lainnya. Namun entah  kenapa tiba-tiba pagi hari waktu hari H bangun tidur badanku terasa berat sekali, kepala pusing, dan lemas. Saya menyadari bahwa saya sedang dalam proses menuju "sakit", meriang, ataupun flu. Meskipun dengan kondisi seperti itu, saya urung membatalkan rencana pendakian. Ini bakalan menjadi pengalaman pertama saya melakukan pendakian gunung. Kesempatan ini tak akan kusia-siakan, mumpung ada teman yang mengajak naik gunung. Tanpa pikir panjang aku telan setablet obat flu dan nekad berangkat.

Tim terdiri dari 6 orang, 2 diantaranya teman saya sewaktu SMA dulu, Luqman dan Kiki. 3 orang lainnya adalah Trias, Richo, dan satunya lagi saya lupa namanya. Mereka teman-temannya Luqman. Dari Jogja menuju ke basecamp pendakian Gunung Lawu kami memakai sepeda motor. 3 sepeda motor melaju menyisir jalan Jogja-Solo melewati Tawangmangu dan akhirnya sampai di Cemoro Sewu, salah satu basecamp pendakian. Untuk mendaki Gunung Lawu terdapat 2 basecamp yaitu Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu. kedua basecamp itu hanya berjarak sekitar 200 meter, namun kami meilih melewati Cemoro Sewu karena jalur pendakian nya relatif lebih mudah. Di perjalanan menuju Cemoro Sewu, di atas motor yang melaju, saya merasakan badan ini terasa sangat lemas, kepala nyut-nyut an, mata ini sayu, dan pinggang pegel-pegel di bawah sengatan terik matahari. Namun itu tak menyurutkan tekad dan semangatku untuk tetap melakukan pendakian perdana ini, walaupun akhirnya sesuatu yang tak diharapkan terjadi..